PENCARIAN SUSHI CHEF TERBAIK DI INDONESIA UNTUK MENJADI GLOBAL SUSHI CHEF PERTAMA DI DUNIA

Pembukaan Kompetisi Nasional Global Sushi Challenge Bagi Para Chef Indonesia 

JAKARTA, 16 Juni 2015 – Pencarian sushi chef terbaik untuk mewakili Indonesia pada kompetisi internasional pertama dan terbesar Global Sushi Challenge 2015 telah dimulai. GSC yang diselenggarakan oleh Norwegian Seafood Council (NSC) dan World Sushi Skills Institute of Japan (WSSI), bertujuan mencari sushi chef terbaik dari 14 negara di Eropa, Amerika dan Asia termasuk Indonesia; serta mengenalkan prinsip-prinsip penting dalam penanganan ikan dan hidangan laut secara higienis, guna menjaga kualitas terbaik ketika dikonsumsi mentah.

Kompetisi ini memadukan kebaikan dari dua negara yaitu sushi yang berasal dari Jepang dan salmon asal Norwegia. Saat ini, sushi telah menjadi salah satu hidangan khas Jepang yang paling populer di dunia dan telah berhasil menjadi bagian dari budaya kuliner dunia. Sementara, salmon Norwegia berperan penting dalam meningkatkan popularitas sushi. Hal ini didukung dengan tersedianya salmon Norwegia di seluruh dunia serta reputasinya yang tidak diragukan lagi. Saat ini, budaya makan sushi telah menjadi sebuah tren global, sayangnya, keahlian dalam menyiapkan sushi yang benar dan cara menjaga higienitas sushi tidak benar-benar dipahami.

Jon Erik Steenslid, Direktur Asia Tenggara dari Norwegian Seafood Council, mengatakan “Inisiatif ini menggabungkan tradisi sushi dari Jepang dan salmon Norwegia, sebagai hidangan laut yang dinikmati di seluruh dunia dan merupakan salah satu topping sushi yang paling populer. Sayangnya, disaat tren sushi berkembang dengan pesat, banyak sushi chef yang belum memahami ataupun memiliki kemampuan dalam mempersiapkan sushi dan menjaga higienitasnya.”

“Dalam beberapa tahun terakhir, NSC telah melakukan berbagai inisiatif di Indonesia untuk mengenalkan akuakultur Norwegia termasuk sistem peternakan ikan yang berkelanjutan. Namun lebih dari itu, kami memahami pentingnya pengembangan sumber daya manusia untuk penanganan dan pengolahan ikan. Kami telah memulai sebuah inisiatif pada tahun 2013 di Indonesia yang bernama Salmon Academy dengan fokus memberikan pelatihan untuk para staf di bagian ikan segar pada ritel mitra kami. Selanjutnya, melalui Global Sushi Challenge kami berharap dapat meningkatkan kemampuan chef Indonesia untuk membuat hidangan ikan dan sushi berkualitas tinggi,” tambah Jon.

Para peserta Sushi Making Workshop bersama Norwegian Seafood Council dalam peluncuran Global Sushi Challenge

Kompetisi nasional Global Sushi Challenge 2015 di Indonesia akan diselenggarakan pada 27 Agustus di AIPRO Training Center, Alam Sutera, Tangerang. Kompetisi ini terbuka bagi sushi chef di seluruh Indonesia yang bukan berkebangsaan Jepang dan memiliki setidaknya tiga tahun pengalaman sebagai sushi chef. Penilaian dari kompetisi ini berdasarkan dua kategori, yaitu: pembuatan sushi tradisional dengan gaya Edo Mae dan sushi dengan kreasi sendiri.

Pemenang dari kompetisi nasional akan meraih gelar sebagai Sushi Chef Indonesia dan berkesempatan untuk terbang ke Tokyo selama tiga hari secara gratis untuk bertanding di final Global Sushi Challenge pada tanggal 25 November mendapatkan Rp10 juta.

Untuk berpartisipasi dalam kompetisi ini, para chef diwajibkan untuk mengirimkan foto kreasi sushi dari kategori yang sudah dicantumkan di dalam lembar pendaftaran. Salah satu kategori tersebut mengharuskan para peserta untuk menciptakan resep sushi kreasi sendiri dengan bahan utama salmon Norwegia dengan sebutan “My Masterpiece”.

Sebanyak 20 chef terpilih akan memamerkan kreasi mereka kepada para juri dari perwakilan WSSI dan NSC, serta panel juri lokal yang terdiri dari Chef profesional serta figur ternama industri kuliner di Indonesia. Penilaian akan dilakukan berdasarkan dua ronde pertandingan. Pada ronde pertama, mereka harus mendemonstrasikan pengetahuan dan kemampuan mereka dalam membuat Sushi Edo Mae. Pada ronde kedua, mereka harus mempresentasikan “My Masterpiece” sushi yang merupakan hasil kreasi mereka sendiri.

Penilaian akan dilihat dari beberapa aspek. Selain dari rasa, para peserta juga akan dinilai berdasarkan keseimbangan dari semua aspek pendukung, termasuk penyajian, potongan dan penempatan hidangan laut. Peserta akan dievaluasi berdasarkan kemampuan mereka dalam proses persiapan dan mempresentasikan sushi. Termasuk didalamnya kebersihan diri sendiri, etika dan higienitas dalam bekerja, dan efisiensi dalam penggunaan bahan makanan dan salmon.

“Saya sangat senang dengan inisiatif Global Sushi Challenge. Ide menggunakan salmon sebagai bahan ikan untuk sushi sebenarnya dikenalkan Norwegia kepada Jepang untuk pertama kali pada tahun 1980an. Walau dibutuhkan beberapa tahun untuk meyakinkan pelanggan jepang bahwa salmon dan sushi merupakan perpaduan yang cocok, saat ini salmon merupakan ikan pilihan untuk sushi bagi kaum muda Jepang! Popularitas sushi salmon di Jepang dan dunia internasional sangat membanggakan, dan merupakan bukti dari kualitas salmon Norwegia yang tinggi di seluruh dunia,” kata Hilde Solbakken, chargé d’affaires a.i. di Kedutaan Besar Norwegia di Jakarta.

Ringkasan kegiatan GSC, sebagai berikut

  • Batas akhir pendaftaran : 13 Agustus 2015
  • Seminar Sushi yang terakreditasi secara professional : 25-26 Agustus 2015
  • Global Sushi Challenge 2015 Tingkat Nasional di Indonesia : 27 Agustus 2015
  • Final Global Sushi Challenge 2015 di Tokyo, Japan : 25 November 2015

Formulir pendaftaraan serta detil kegiatan dapat didapatkan dari sekretariat Global Sushi Challenge Indonesia (Edelman Indonesia) di (021) – 72159000 / globalsushichallenge@edelman.com

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Dewi Purnomo Sidhi
Edelman Indonesia
Recapital Building, 3rd Floor
Adityawarman Kav.55, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
Tel: (021) 721 59000
Fax: (021) 727 86980 / (021) 727 81919
Email:   dewi.sidhi@edelman.com